• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Cabup PPU Diprediksi Lebih Tiga Pasang

PENAJAM – Dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) tahun 2013 mendatang di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), jumlah pasangan calon yang diusung parti politik ataupun perorangan kemungkinan lebih dari tiga pasangan calon.

Demikian diungkapkan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU, Andi Arfin, kepada Koran Kaltim siang kemarin.

Menurutnya, kemungkian jumlah pasangan calon lebih dari tiga dan bisa mencapai lima pasangan, karena berdasarkan UU Nomor maka parpol baik memiliki wakil di parlemen atau tidak bisa mengajukan satu pasangan calon asalkan memiliki 15 persen suara sah dari total perolehan suara sah yang ada.

Dituturkan, saat ini Parpol yang duduk diparlement memiliki suara sah 15 persen atau lebih hanya ada dua Parpol saja yakni Partai Golkar dan PDI-Perjuangan, sementara lainnya dibawah 15 persen, sehingga masih dimungkinan Parpol tersebut melakukan koalisi guna mengakumulasi seuaa sah hingga 15 persen, dan peluang tersebut bisa mencapai dua pasangan calon.

“Jadi jika Golkar, PDI-Perjuangan dan beberapa partai lainnya masing-masing mengusulkan pasangan calon, maka jumlah bisa mencapai empat pasangan, belum lagi ditambah pasangan dari perorangan yang telah mengatongi 6,5 persen dari total jumlah penduduk di PPU nanti,” tukasnya.

Terkait dengan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang nantinya dijadikan sebagai Data Pemilih Tetap (DPT) Pilbup PPU tahun 2013 mendatang, lanjutnya, KPU tetap mengharapkan data DP4 dari Dinas Kependuduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dimana data tersebut diambil dari hasil perekaman KTP elektronik (e-KTP), dimana data tersebut dinilai lebih akurat karena pendataan digunakan secara elektronik sehingga semua warga terdata hanya satu kali saja.

“Kita berharap penyusunan DP4 yang dilakukan Disdukcapil PPU, bisa tepat waktu dan telah diserahkan pada November depan, sehingga kami bisa segera menindaklanjuti penyusunan Data Pemilih Sementara (DPS) dan DPT,”ujarnya. Sementara itu, untuk anggaran Pilbup, Pemkab PPU dalam APBD tahun 2012 ini telah menganggarkan Rp5 miliar melalui untuk pelaksanaan sejumlah kegiatan Pilbup yang digelar KPU. Anggaran sebesar Rp5 miliar tersebut untuk membiayai kegiatan tahapan Pilbup ditahun 2012 yang merupakan kegiatan persiapan, dimana dilakukan sejak Juli ini hingga Desember mendatang. Untuk diketahui, tambah Andi Arfin, KPU dan Pemkab di Juli juga bakal menjadwalkan penandatangan MoU pelaksanaan Pilbup. Kegiatan konsultasi dan Koordinasi dengan KPU provinsi dan pusat terkait perkemban regulasi pelaksanaan Pilbup juga telah dijadwalkan di bulan Juli ini.

Dibeberkannya, pada tahapan Pilbup tahun 2013 mendatang, KPU PPU kembali mengajukan usulan anggaran Pilbup kepada Pemkab PPU dengan nilai Rp10 miliar lebih, nilai ini diakui lebih besar, dikarenakan ditahun itu jumlah kegiatan mengalami peningkatan selain itu juga mengantisipasi terjadinya pemilihan putaran kedua.

Diberitakan, Kepala Disdukcapil PPU, Tur Wahyu Sutrisno menuturkan, untuk penyusunan DP4, harus sudah tuntas dan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU pada 26 November tahun ini, oleh karena itu, pihaknya berupaya dapat menuntaskan perekaman e-KTP di 31 Oktober mendatang. Apalagi setiap RT hingga Kecamatan telah tersosialisasikan dengan baik, termasuk melakukan kerjasama dengan pihak swasta serta media massa untuk sosialsasi e-KTP tersebut.

Jumlah wajib KTP yang menjadi target untuk di e-KTP total berjumlah 124 ribu, dimana target nasional jumlah wajib KTP di PPU ditargetkan sebanyak 108 ribu, namun berdasarkan data pihaknya jumlah mengalami peningkatan dan harus bisa terselesaikan hingga 31 Oktober mendatang.

“Kami telah mengerahkan petugas total mencapai 40 orang, mereka bertugas di setiap kecamatan dan Disdukcapil serta petugas lapangan yang melakukan data secara mobile di daerah-daerah yang sulit terjangkau. Setiap kecamatan selain mendapatkan perangkat pembuatan e-KTP juga disiapkan genset serta tenda,” tuturnya.(nav)

*sumber: Koran Kaltim

Leave a Reply