• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

KPU Kab. PPU Launching Tahapan Pemilukada 2013

PENAJAM,-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), hari ini, Rabu (3/10)  me-launching tahapan pemilukada bupati dan wakil bupati 2013, di gedung paripurna DPRD. Launching juga  dirangkaikan dengan seminar sehari dengan menghadirkan pengamat politik Prof. Andrian Samego dan Ketua KPU Kaltim Andi Sunandar.

Launcing ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Kabupaten PPU H Sutiman MM mewakili Bupati PPU yang berhalangan hadir karena menerima penghargaan di Jakarta. Launcing juga  dirangkaikan dengan seminar sehari dengan menghadirkan pengamat politik Andrian Samego dan Ketua KPU Kaltim Andi Sunandar, dengan moderator H Sugito dari Balikpapan TV (Kaltimpost Group).

Dalam launcing ini dihadiri sekitar 800 undangan mulai dari pejabat, muspida sampai tokoh masyarakat dan tokoh agama. Selain itu, pimpinan partai politik juga diundang dalam kegiatan ini.

Usai launcing dilakukan penandatangan MoU antara KPU Kab.PPU dengan Polres PPU terkait kerjasama pengamanan selama pelaksanaan Pemilukada 2013.

Sementara itu, Andi Arfin menyatakan, untuk tahapan pemilukada 2013 sudah ditetapkan KPU PPU dan sementara dalam pelaksanaan. Sesuai dengan tahapan maka pencoblosan akan dilaksanakan 25 April tahun depan. Ia menyatakan, penetapan hari pencoblosan itu ditetapkan untuk mengantisipasi adanya putaran kedua. Namun bila pasangan cabup dan cawabup  yang mendaftar kurang dari empat pasangan, Arfin yakin tidak terjadi putaran kedua. “Tapi kalau pasangan calon itu ada 7 maka ada kemungkinan putaran kedua. Makanya masih bisa menggelar pemilukada putaran kedua sebelum masa jabatan bupati dan wakil bupati berakhir,” katanya.

Selain melaksanakan tahapan pemilukada kata Arfin, KPUD PPU juga memiliki tanggungjawab untuk melakukan verifikasi faktual untuk partai politik (parpol) peserta pemilu 2014. Karena sampai 29 September lalu hanya 20 parpol yang menyerahkan administrasi berupa kartu tanda anggota (KTA) dari 34 parpol yang terdaftar di KPU Pusat.

Selanjutnya, parpol yang sudah menyerahkan KTA akan dilakukan verifikasi selama sebulan dari 26 Oktober sampai 26 November mendatang. Dalam melaksanakan verifikasi ini, akan dilakukan sistem acak dan mendatangi anggota yang memegang KTA itu. “Jadi kami acak dan rumusnya itu ada. Tim KPUD akan mendatangi warga yang pegang KTA. Kalau dalam verifikasi nanti ternyata yang bersangkutan merasa tidak memiliki KTA parpol, maka dianggap tidak memenuhi syarat dan parpol yang bersangkutan masih memiliki kesempatan untuk melakukan perbaikan,” ucapnya. ***

Leave a Reply