• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

PPK Wajib Jurdil dan Terbuka

PENAJAM,– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melantik  20 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (31/10), bertempat di gedung Paripurna DPRD Kabupaten PPU, dihadiri Sekkab PPU Sutiman, Wakapolres PPU, Kompol Ariasiandy, sejumlah pengurus Parpol, beberapa  Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para Camat.

Seusai memimpin pengucapan sumpah janji anggota PPK, Ketua KPU Kabupaten PPU, Andi Arfin dalam sambutannya mengatakan, penyelenggara pemilu merupakan lembaga independent, tidak berpihak kepada salah satu kekuatan politik manapun. Menjadi anggota PPK merupakan sebuah amanah dimana penyelenggaran pemilu wajib berpedoman kepada azas mandiri, jujur dan adil (Jurdil), kepastian hukum, tertib penyelenggaraan pemilu, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, efisiensi dan efektifitas.

“Kami sangat berharap PPK dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, senantiasa jujur, tegas dan selalu berpedoman pada ketentuan perundang-undangan berlaku,” kata Andi Arfin.

Menurut Andi, tugas pertama yang harus dilakukan anggota PPK melakukan pemilihan ketua dan anggota PKK serta melaksanakan  koordinasi dengan para camat di wilayah kerjanya masing-masing untuk dapat mengusulkan sekretariat PPK sekaligus stafnya.

Sementara itu, Bupati PPU Andi Harahap dalam sambutannya yang dibacakan Sekkab PPU, Sutiman mengatakan, pelantikan PPK tersebut, memiliki makna yang strategis, karena merupakan salah satu  bagian dari tahapan Pemilukada yang telah dilaksanakan oleh KPU PPU beberapa bulan terakhir ini .

Seperti diketahui, dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan Pemilukada tahun 2013, sejak beberapa waktu lalu, KPU PPU telah melaksanakan tahapan-tahapan Pemilukada, salah satunya adalah pembentukan dan perekrutan anggota PPK dan pelantikannya telah dilakukan saat ini.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemu, baik Pemilu Presiden, Legislatif, Gubernur dan Wakil Gubernur ataupun Bupati dan Wakil Bupati, perlu dibentuk Panitia Pemilihan di tingkat kecamatan untuk membantu KPU melaksanakan proses penyelenggaraan Pemilu.

PPK memiliki peran strategis dan sangat menentukan terhadap suksesnya penyelenggaraan Pemilukada, mengingat PPK merupakan perpanjangan tangan KPU PPU yang melaksanakan kebijakan – kebijakan organisasi di tingkat kecamatan dan melaksanakan koordinasi dengan PPS dan KPPS sebagai penyelenggara di tingkat desa dan kelurahan.

“Pada kesempatan ini saya mengingatkan kepada saudara-saudara anggota PPK yang baru dilantik, bahwa mulai hari ini, mulai detik ini pula dipundak kalian, terpanggul beban tanggung jawab besar atas segala tugas yang berkaitan dengan penyelenggaran Pemilukada Kabupaten PPU tahun 2013 yang semakin dekat,” ujar Sutiman.

Dirinya yakin  dan percaya bahwa anggota PPK yang baru ini dapat mengemban tanggung jawab yang sangat berat ini, sebab  mereka adalah orang-orang terpilih dan memiliki kapabilitas dan integritas sebagai penyelenggaran pemilu di tingkat kecamatan. Untuk itu, diharapkan, anggota PPK itu dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,  pahami benar tugas dan wewenang PPK serta peraturan perundangan melandasinya, sebab perlu disadari bahwa Pemilukada rentan terhadap sengketa hukum dan timbulnya anarkisme. Karena itu, jangan sampai berbuat ceroboh, apa lagi mau bermain-main dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara.

“Kita tidak ingin terjadi kekisruhan dalam Pemilukada nanti,  seperti yang terjadi dibeberapa daerah terjadi pula didaerah kita ini. Perlu diingat, penyelenggaraan Pemilukada yang lancar, aman, damai dan tertib akan menentukan masa depan Kabupaten PPU lima tahun kedepan,” ujarnya.***

Leave a Reply