• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

20 Calon Panwaslu 3 Daerah Ikuti Seleksi Di PPU

PENAJAM – Sebanyak 20 calon anggota Panitia Pengawas Pemilu  (Panwaslu) dari tiga daerah yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser Tanah Grogot, Kamis (15/11), mengikuti tes tertulis dan wawancara bertempat di aula pertemuan  Hotel Sekumpul Penajam.

“Tim seleksi bentukan Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Provinsi Kaltim, telah menetapkan sebanyak 20 calon anggota Panwaslu dari tiga daerah, yang dinyatakan lulus berkas untuk mengikuti dua sesi seleksi yakni tes  tulis dan wawancara secara bersama di kabupaten PPU,” kata Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul, disela-sela melakukan monitoring kegiatan.

Calon anggota Panwaslu kabupaten/kota yang mengikuti seleksi itu terdiri dari tujuh orang dari Kabupaten PPU, tujuh asal Kota  Balikpapan dan enam dari kabupaten Paser Tanah Grogot.  Berdasarkan hasil tes ini dipilih sebanyak enam besar oleh tim seleksi, setelah terpilih sebanyak enam besar calon anggota Panwaslu itu, maka Banwaslu Kaltim melakukan Fit and Property Test hingga memilih sebanyak tiga orang anggota tetap dan tiga anggota cadangan.

“Keberadaan tiga orang anggota cadangan tersebut, guna mengantisipasi pengantian antara waktu (PAW) anggota karena  berhalangan tetap disebabkan sakit atau meninggal dunia serta di PAW akibat melakukan pelanggaran UU dan Kode etik Panwaslu,” katanya.

Terkait dengan Panwaslu Kabupaten PPU, tambahnya, karena di daerahnya telah masuk tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), maka Banwaslu memperceoat proses pelantikan anggota Panwaslu yang bakal digelar dalam waktu dekat ini termasuk juga dalam pembekalannya.

“Mudah-mudahan kita tidak salah pilih orang, namun walaupun demikian pada saat pelaksanaan Pemilu nanti Bawaslu Kaltim tetap memberikan pendampingan serta monitoring lebih ketat bagi pelaknasaan tugas  Panwaslu di daerah ini. Hal itu sesuai dengan UU Nomor 15 tahun 2011 tentang pelaksanaan Pemilu, menyatakan wewenang Bawaslu Pusat dan Provinsi cukup luas untuk melakukan pengawasan atas terjadi pelanggaran Pemilu termasuk jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh Panwaslu sendiri,”tegas Saipul.

Jumlah calon anggota Panwaslu se-Kaltim yang dinyatakan oleh tim seleksi lulus penelitian berkas administrasi seperti berpendidikan minimal S1, berdomilisi di wilayah setempat ditandai dengan KTP dan syarat lainnya,   total berjumlah 143 orang, terdiri dari Kota Samarinda sebanyak 26 orang, Tarakan 13 orang,  Kabupaten PPU tujuh calon, Bulungan sembilan, Balikpapan tujuh, Kabupaten Paser enam calon, Malinau 11, Nunukan enam, Kutai Timur (Kutim) tujuh, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) sejumlah 16 orang, Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak 16 orang lalu Kabupaten Tana Tidung tujuh orang, Berau hanya tiga dan Kota Bontang sebanyak sembilan orang calon.

Sedangkan untuk pelaksanaan tempat tes, terangnya,  dibagi menjadi empat lokasi se wilayah Kaltim, yakni, calon peserta dari Kota Samarinda, Kota Bontang, Kukar, Kutim dan Kubar dilaksanakan di Kampus S1 PIN Jalan Sei Kalian Nomor 93 Samarinda. Untuk calon peserta dari Kota Balikpapan, PPU dan Kabupaten Paser di Aula Hotel Sekumpul Penajam. Calon peserta dari Kota Tarakan, Nunukan, Tana Tidung dan Kabupaten Malinau, bertempat di Hotel Grand Taufik Jl Yos Sudarso Kota Tarakan, kemudian bagi calon peserta dari Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Berau digelar di Kampus Universitas Kaltara Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

“Agar seleksi ini berjalan dengan baik sesuai aturan berlaku, maka tim seleksi berharap kepada masyarakat memberikan tanggapan tertulis terhadap figur calon anggota Panwaslu Kabupaten dan Kota se-Kaltim yang diduga tidak memenuhi syarat,  terlibat di salah satu Parpol atau pendukung salah satu calon peserta pemilu.  Nama pelapor kami rahasiakan,”ujarnya.***

Leave a Reply