• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Sebanyak 289 PPDP Diberi Bekal Lapangan

PENAJAM – Sebanyak 289 Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2013 mendatang dari 289 (Tempat Pemunggutan Suara (TPS) se-PPU,  mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek)   lapangan yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU  terkait tata cara dan mekanisme pemutahiran data pemilih secara langsung.

“PPDP tersebut sebelumnya diangkat oleh masing-maisng Petugas Pemungutan Suara (PPS) dimana masing-masing TPS diangkat satu orang PPDP, sehingga jumlah petugas sama dengan TPS yang ada yakni sebanyak 289 TPS se PPU,” kata, Ketua KPU PPU, Andi Arfin.

Ia menambahkan, pelaksanaan Bimtek bagi para PPDP tersebut digelar selama dua hari sejak hari Minggu (30/12) hingga Senin (31/12). Kegiatan dilakukan di sembilan titik, untuk di kecamatan Penajam digelar di empat  titik, yakni di Kelurahan Gresik, Penajam Sotek dan Kelurahan Tanjung, pada kecamatan Waru hanya satu tempat yaitu di Kelurahan  Waru,  di Kecamatan Babulu  pada dua tempat di Desa  Babulu Darat dan  Babulu Laut, sedangkan di Kecamatan Sepaku di dua titik, pada Desa Marinda dan Desa Tengin Baru.

Andi menjelaskan, PPDP nantinya melakukan pemutahiran data pemilih yang telah diserahkan KPU kepada PPS yang dasarkannya dari Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang namanya telah dirubah menjadi data pemilih, dimana total jumlah pemilih di PPU mencapai 116.743 tersebar di 54 desa dan kelurahan, dengan perincinan, untuk kecamatan Penajam sebanyak 54.008 pemilih terdapat di 23 Desa/ kelurahan, Waru sejumlah 12.599 pemilih berasal dari empat desa/kelurahan, Babulu berjumlah 24.603 pemilih dari 12 Desa dan kelurahan sementara di Kecamatan Sepaku jumlah pemilihnya total mencapai 25.533 pemilih tersebar di 15 Desa dan kelurahan.

“Dalam pemutahiran, jumlah data pemilih bisa berkurang ataupun bertambah, sebab PPDP akan melakukan pemutahir penduduk dari DP4 namun kenyataan sudah tidak di PPU, ataupun penduduk yang telah memiliki KTP serta KK atau telah mempunyai Nomor Induk Kependuduk (NIK) tetapi dalam DP4 tidak terdaftar, maka petugas akan memasukan warga tersebut sebagai data pemilih tambahan,”katanya.

Untuk pemilih yang tidak terdata di DP4 namun memiliki, KK, KTP atau NIK,  ungkapnya, akan dimasukan kedalam data pemilih baru, tetapi sebelumnya harus mengisi formulir A3 KWK.KPU, yang nantinya dimasukan dalam data pemilih tambahan, sedangkan bagi warga memiliki KTP namun sudah tidak berlaku atau tidak memiliki NIK, maka disarankan untuk segera mengurus ke Pemeritah Desa, Kecamatan hingga Disdukcapil, agar segera mendapatkan KTP berlaku yang memuat NIKnya.

“Daftar pemilih ini, nantinya akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang diumumkan pada sejak 26 Januari hingga 19 Februari 2013, dan dijadikan daftar pemilih tetap (DPT) pada 4  – 6  Maret 2013, setelah melalui masa perbaikan selama 21 hari sejak diumumkan DPS oleh PPS, hasil DPT ini akan kami terima pada 7 – 9 Maret 2013, ”katanya.

Andi menuturkan, karena dalam pemutahiran data ini terkait dengan data kependudukan dan baru bisa dimasuk dalam data pemilih jika memiliki KTP yang ber NIK, maka dalam Bimtek tersebut, pihaknya juga melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU, sehingga jika ditemukan kendala dalam indentitas penduduk, petugas PPDP bisa memberikan jawaban kepada masyarakat.

“Nanti PPDP selain melakukan pemutahiran data pemilih juga diharapkan mengarahkan warga yang belum memiliki KTP dan KK ke Kecamatan ataupun Disdukcapil PPU,  sehingga warga bisa segera mengurus KTP sahnya,”tukas Andi Arfin.***

Leave a Reply