• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Tahap II, Hanya 4 Parpol Lolos Verifikasi Faktual

 

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID – Hasil verifikasi faktual tahap kedua terhadap 13 Partai Politik (Parpol), hanya empat parpol yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan lolos dalam verifikasi faktual tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hasil verifikasi itu diumumkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU, Andi Arfin, Sabtu malam (29/12), ketika memimpin rapat pleno terbuka dengan bahasan hasil verifikasi factual tahap kedua, dihadapan para ketua dan pengurus Parpol yang diverifikasi.

Dijelaskan 13 Parprol  yang diverifikasi faktual ini merupakan hasil keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) beberapa waktu lalu, dan setelah dilakukan verifikasi faktual di lapangan ternyata sebanyak Sembilan Parpol dinyatakan Tidak Memenusi Syarat (TMS) atau gugur ditingkat Kabupaten PPU.

Adapun Parpol yang dinyatakan MS tersebut, bebernya, yakni Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Damai Sejahtera (PDS) dan terakhir Partai Karya Republik (Pakar). Keempat parpol dinyatakan MS setelah KPU melakukan verifikasi faktual terhadap kepengurusan inti, seperti Ketua Partai, Sekretaris dan Bendaharanya, lalu penilaian terhadap presentase keterwakilan 30 persen wanita di pengurusan, kepemilikan kantor atau sekretariat serta keanggotaan, dimana semua item yang diverifikasi telah sesuai dan MS.

“Untuk sembilan Parpol yang kita beri TMS, sebanyak enam Parpol telah menyampaikan surat pernyataan tidak bersedia di verifikasi faktual, namun KPU tetap melakukan verifikasi sesuai amanah yang diberikan oleh KPU pusat walaupun telah mengantongi surat pernyataan,”ujarnya.

Ia menambahkan,  adapun keenam Parpol tersebut, yakni, Partai Nasional Republik (Nasrep), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Buruh , Partai Bhineka Indonesia (PBI) dan terakhir partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). surat pernyataan tidak bersedia di verifikasi faktual tersebut telah disampaikan ke KPU, sebelum dilaksanakan verifikasi.

Selain terdapat enam Parpol yang TMS dengan menyampaikan surat pernyataan, terang Andi Arfin, juga terdapat Parpol TMS  karena belum lengkapnya administrasi yang disyaratkan,  dan telah diberi batas waktu perbaikan, namun tetap tidak bisa memenuhinya, yakni Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Nasional Indonesia Marhenisme (PNI-M).

“Hasil rapat pleno terbuka setelah disetujui diterima olah seluruh Parpol yang hadir, maka ditetapkan oleh KPU PPU yang kemudian disampaikan ke KPU Provinsi Kaltim dan selanjutnya diserahkan kepada KPU Pusat untuk ditetapkan sebagai Parpol peserta Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2014 depan,”jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya hasil verifikasi faktual tahap kedua ini, maka  jumlah total Parpol yang MS, baik berdasarkan hasil verifikasi factual tahap pertama dan kedua di PPU  berjumlah  16 Parpol, sebanyak 12 Parpol hasil verifikasi awal dan empat parpol di verifikasi tahap kedua. Adapun Parpol yang lolos dalam verifikasi faktual di PPU adalah, Partai Nasdem,  Partai Hanura, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadailan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat (PD), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kemudian,  Partai Gerakan Indonesia Raya (Garinda), Partai Golkar serta  Partai Amant Nasional (PAN).

“Hasil verifikasi yang dilakukan oleh KPU PPU, masih belum final karena keputusan Parpol peserta Pileg ditetapkan oleh KPU pusat, kami hanya melakukan verifikasi faktual di tingkat kabupaten saja, sedangkan keputusan bisa tidaknya Parpol ikut Pileg diputuskan oleh KPU pusat,”tutur Andi Arfin.***

Leave a Reply