• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Inspektorat Bentuk Tim Investigasi PNS

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID – Inspektorat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membidik Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab PPU yang menjadi pendukung salah satu pasangan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati PPU dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) nanti. Hal ini ditegaskan, Inspektur Inspektorat PPU, H Abdul Mutalib, kemarin.

“PNS sebagai aparatur pemerintah dilarangan menjadi salah satu pendukung bakal pasangan balon perseorangan dalam Pemilukada dengan dibukti memberikan fotocopy KTP serta menandatangai surat pernyataan dukungan, baik sebelum atau setelah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU,”ujarnya.

Ia membeberkan, pihaknya  juga telah membentuk tim investigasi beranggotakan enam orang dimana sebagai penanggung jawab dirinya sendiri sebagai inspektur dan sebagai pengedali teknis Suhardi yang merupakan salah satu auditor di inspektorat tersebut.

Diakuinya, saat ini tim belum rampung menyusun hasil investigasi lapangan, sehingga pihaknya belum mengetahui apakah ada PNS yang terlibat memberikan dukungan kepada salah satu pasangan balon tersebut. Namun jika ditemukan maka tindakan tegas pasti diberikan sebagaimana tertuang dalam PP Nomor 53 tahun 2010  tentang disiplin PNS.

Dituturkannya, sedangkan bagi calon yang diusung oleh Parpol, selama belum ditetapkan menjadi pasangan calon oleh KPU, maka sah-sahk saja PNS tersebut hadir, hal itu sama ketika pasangan Andi Harahap – Sutiman melakukan deklarasi, sejumlah PNS termasuk dirinya pun menghadirinya dengan kapasitas sebagai  undangan.

Menurutnya, bagi PNS yang sama sekali tidak mengetahui jika fotocopy identitasnya baik itu KTP, KK  dan  lainnya digunakan sebagai bukti dukungan, maka pihaknya menyarankan untuk segera membuat surat pernyataan tidak memberikan dukungan, atau jika perlu segera melaporkan diri ke Panwaslu PPU.

“Tim bertugas selama, sejak  Rabu (26/12) hingga Selasa (8/1) dan hasil segara disampaikan kepada BKD untuk ditindaklanjuti, sesuai aturan berlaku,” katanya.

Sementara itu dalam surat tugas Nomor 094/001/ST-Peg/It-Kab/XII/2012 terkait pembentukan tim tersebut, ternyata tim tersebut tidak hanya membidik para PNS saja tetapi bagi  Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang terlibat mendukung calon independen atau perseorangan di Pemilukada tahun ini.

Seperti diberitakan, hingga saat ini baru ada satu PNS atas nama Abbas warga Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam yang telah resmi melaporkan diri ke Panwaslu, karena identitasnya dijadikan sebagai bukti dukungan salah satu pasangan balon bupati dan wabup PPU. selain menggunakan tanpa izin berupa fotocopy KTP PNS tersebut, tandatanganya pun dipalsukan oleh Timses balon tersebut.***

Leave a Reply