• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

KPU Plenokan Rekapitulasi Dukungan Balon Peseorangan

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menggelar rapat pleno terbuka hasil final rekapitulasi jumlah dukungan tiga pasangan bakal calon (Balon) perseorangan Bupati dan Wakil bupati PPU, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2013 tingkat kabupaten PPU, di gedung KPU PPU Sabtu (12/1).

Kegiatan rapat yang  dipimpin Ketua KPU PPU, Drs Andi Arfin, M.Si, dihadiri seluruh anggota KPU PPU, pasangan balon H Hairil Wahyuni –  H Husein, pasangan  H Muhammad Hariyansyah Adrian  – Drs Suharjdono MSi, Tim sukses (Timses) Drs Imam Rahadjo – Isman,    Ketua Panwaslu PPU, Drs Masnur, Kepala Kesbangpol Yahya, empat Ketua PPK se-PPU, Ketua PPS dan  mendapat pengawalan personil Polres PPU dan sejumlah TNI-AD.

Andi Arfin dalam sambutannya sebelum membacakan hasil rekafitulasi  menjelaskan, verifikasi dan rekapitulasi telah dilaksakan di tingkat PPS selama 14 hari, PPK tujuh hari dan KPU tujuh hari, saat ini merupakan hasil final,  hasil verifikasi faktual dan  rekapitulasi yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) yang dijadikan syarat dalam pendaftaran calon bupati nanti.

Berdasarkan ketetapan KPU PPU, lanjutnya, jumlah minimal dukungan ditetapkan sebesar 11.318 dukungan dan dari hasil verifikasi tersebut merupakan hasil rekapitulasi di tingkat PPK kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku dimana   untuk pasangan balon Drs. Imam Rahardjo – Isman, jumlah dukungan yang diajukan sebanyak 12.497 setelah diverifikasi memenuhi syarat  (MS) sebanyak 7. 421 dan TMS sejumlah  5.076 dukungan, sehingga setelah disesuaikan dengan jumlah minimal dukungan sejumlah 11.318 dukungan,  terdapat kekurangan jumlah dukungan sebanyak 3.897 setelah dikalikan dua  maka jumlah dukungan perbaikan sebanyak 7.794 dukungan berupa foto copy KTP.

“Untuk pasangan balon  H. Hairil Wahyuni, S.Sos – H. Husein, SE dengan jumlah dukungan diajukan sebanyak 11.935         yang dinyatakan MS sejumlah 5.041 dan TMS sebanyak 6.894, sehingga jumlah kekurangan dukunganya mencapai 6.277 dikali dua maka jumlah perbaikan yang harus disampaikan 12.554 dukungan. Sedangkan pasangan balon Muhammad Herriyansyah Andrian – H. Suhardjono jumlah dukungan yang diajukan sebanyak 11.346 yang MS 2.236 dan TMS sejumlah 9.110 sehingga jumlah kekurangan dukunganya mencapai 9.082 kemudian setelah  dikali dua maka jumlah perbaikan yang harus disampaikan dukungan 18.164 dukungan,” ujarnya.

Dari hasil verifikasi ini, lanjutnya, untuk sementara pasangan balon Drs. Imam Rahardjo – Isman, menduduki posisi tertinggi jumlah dukungannya sebanyak 7. 421 dibandingkan dengan balon lainnya.  Masa perbaikan sudah dilakukan sejak ditetapkan hasil pleno ini dan berakhir pada Senin 11 Februari 2013 mendatang.

“Seluruh pasangan balon, walaupun jumlah dukungannya masih dibawah dari jumlah minimal dukungan sebanyak 11.318, namun ketiganya   masih berhak mendaftarkan dirinya sebagai calon bupati dan wabup  yang dibuka sejak tanggal 15 Januari hingga 21 Januari 2013 nanti,”tandas Andi Arfin

Seusai digelarnya rapat Pleno, balon bupati  H. Hairil Wahyuni, S.Sos mengakui dapat menerima hasil pleno tersebut, dan optimis mampu memenuhi kekurangan dukungan tersebut saat dilakukan perbaikan. “Saya optimis kekurangan jumlah dukungan itu bisa kami penuhi,” katanya.

Sementara itu, balon bupati Muhammad Herriyansyah Andrian mengungkapkan,  rasa ketidak puasanya,  atas hasil rekaputiasi tersebut, sebab KPU tidak pernah membeberkan teknis verifikasi faktual yang dilakukan anggota PPS di lapangan, selain itu dengan batas waktu yang hanya 14 hari saja  tersebut dinilai terlalu pendek sementara jumlah warga pendukung yang harus diverifiasi langsung jumlah cukup banyak mencapai 35.778 tersebar di 54 desa.

“Terus terang saya kurang puas, sebab KPU tidak pernah membeberkan SOP PPS dalam melaksanakan verifikasi faktual di lapangan, dan bisa saja sejumlah pendukungnya ketika didatangi tidak berada ditempat karena harus bekerja di ladang atau melaut, seharus setiap rumah pendukung yang didatangi diberi tanda sehingga diketahui jika telah di verifikasi. Namun kami optimis jumlah kekurangan dukungan itu dapat dipenuhi,” ujarnya.***

Leave a Reply