• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Partai Demokrat Kirim Surat Dukung Pencalonan SPDU

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID —Surat rekomendasi DPP PD mendukung pencalonan Hj Sandra Puspa Dewi (SPD) mendaftar ke KPU Kabupaten PPU sebagai bakal calon Bupati berpasangan dengan tokoh pengusaha PPU, H Harimuddin Rasyid akhirnya turun juga.

“Alhamdulillah, Allah SWT menunjukkan jalan yang benar bagi kami berdua. Surat rekomendasi DPP PD kami terima Senin (28/1), sekira pukul 18.30 Wita. Surat itu dikirim dari Jakarta via faksimile ke Kantor Sekretraiat DPC PD DPD langsung diterima istrinya saya (SPD). Surat aslinya juga kami terima dan sekarang sudah kami serahkan ke KPU PPU,” kata Ketua Tim Sukses (Timses) SPDU, H Ihwan Datu Adam, suami SPD mantan wakil bupati PPU. saat jumpa pers di kediamannya, Selasa (29/1) siang.

Dengan turunnya surat DPP PD ini, lanjut Ihwan, semakin menguatkan partai koalisi yang mengusung SPDU maju dalam bursa calon kandidat Pemilukada PPU 25 April 2013 mendatang.

Karena sebelumnya pasca pendaftaran SPDU masih diusung oleh Gerindra (1 kursi), PBB (2 kursi) dan PNI Marhanisme (1 kursi), kini SPDU mendapat tambahan ‘amunisi’ politik dari DPP PD.

Sehingga menjadi 4 partai koalisi yang mengusung SPDU, karena PD memiliki 2 kursi di DPRD. “Kami dari awal sudah katakan haqul yakin surat rekomendasi DPP PD turun ke kami.

Nah, buktinya apa, jelas kan, suratnya ke kami. Karena memang sejak awal kami sudah memenuhi dukungan koalisi 3 partai mengusung satu paket SPDU. Dan itu yang diminta DPP PD,” tandas Ihwan.

Suami SPD ini lalu memperlihatkan kop surat dan isi rekomendasi DPP PD dengan nomor surat : 16/SK/DPP/I/20013 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 28 Januari 2013. Surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jendral Edhie Baskoro Yudhoyono.

Sementara itu,  PNI Marhaenisme (PNIM) yang diklaim SPDU karena sudah memberikan surat dukungan dalam berita acara yang diserahkan KPU PPU itu, masih dibantah oleh Ketua dan Sekretaris DPC PNIM Kabupaten PPU, Anton Suhardi dan Margono Susanto.

Itu sebabnya, Anton dan Margono ini melayangkan surat resmi ke KPU PPU guna minta penangguhan atas berita acara dukungan PNIM ke SPDU. Dalam suratnya yang juga diterima Balikpapan Pos ini menyebutkan, berdasarkan Anggaran Dasar BAB IV tentang anggota Pasal 11 ayat 1,2,3,4 dan BAB VIII tentang pimpinan partai Pasal 15 ayat 3.

Serta Anggaran Rumah Tangga pasal 10,11,12,13,14,15 tentang pemberhentian dan pemecatan, pemecatan anggotaPartai PNI Marhaenisme. Terkait penandatanganan berita acara pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Kabupaten PPU Periode 2013-2018 mengatasnamakan Dewan Pimpinan Cabang Partai PNI Marhenisme Kabupaten PPU.

”Untuk itu, kami mohon agar pendaftaran bakal cabup dan cawabup atas nama Hj Sandra Puspa Dewdan H Harimudin Rasyidyang diusung Partai PNI Marhaenisme ditangguhkan dahulu.

Karena kami tidak bertandatangan di berita acara pendaftaran cabup dan cawabup sebagai pengurus atau atas nama partai yang sah. Jadi, kami minta kepada KPU ditunda dulu, karena terjadi dualisme kepengurusan,” tegas Anton yang didampingi Margono.

Terkait persoalan ini, Ketua KPU Kabupaten PPU Andi Arfin mengatakan, pihaknya akan meminta klarifikasi kepada SPDU bersama timsesnya. “Kami sudah didatangi Pak Margono. Ya, kami akan minta klarifikasi mana yang benar.

Bila perlu klarifikasi itu sampai ke DPP PNIM,” jelas Arfin. Ihwan sendiri mengaku tak ingin terlalu jauh mencampuri urusan partai lain. “Kami tak ingin terlalu jauh campuri urusan partai lain.

Yang jelas, kepengurusan DPC PNI di PPU sudah dibekukan. Kalau mau tanya ya silakan ke DPP PNIM, karena surat rekomendasi itu kami terima langsung dari DPP PNIM,” tegas Ihwan.(pam)

Sumber berita & foto: www.balikpapanpos.co.id

Leave a Reply