• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Pemekaran Desa dan Kelurahan Jadi Persoalan DPS

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID — Pemekaran wilayah desa maupun kelurahan pada  empat Kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menjadi persoalan yang mencuat ketika dilaksakanakan pemutahiran data pemilih menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Saat dilaksanakan pemutahiran data pemilih hingga diumumkannya DPS di setiap kelurahan dan desa wilayah masing-masing PPS, banyak persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat, hal itu disebabkan adanya pemekaran wilayah desa dan kelurahan sehingga alamat juga mengalami perubahan,” Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Arfin.

Kenyataan di lapangan, ada warga yang berdomisili di desa pemekaran, namanya ternyata tidak tercantum di desa pemekaran tersebut, tetapi ketika dicek di desa induk ternyata namanya tercantum sebagai DPS di wilayah desa induk atau yang lama dan tentunya alamat RT nya juga mengalami perubahan.

Untuk mengatasi masalah  perubagan RT dan alamat ini, lanjut Andi, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para PPS dan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP), agar lebih memahami bagaimana menyelesaikan permasalah yang timbul akibat perubahan nama desa dan RT itu.

Menurutnya, bagi PPS yang mendapat permasalahan  ini disarankan untuk melakukan koordinasi dengan PPS dan PPDP terkait sehingga perubahan alamat bisa dilakukan dan itu sah-sah saja selama  warga bersangkutan benar –benar berdomisili di daerah pemekaran. “ PPS atau warga bersangkutan  dapat berkoordinasi dengan PPS atau PPDP lainnya, sehingga bisa segara dilakukan perbaikan dan perubahan data,”terang Andi Arfin.

Ia menuturkan, kemungkinan penambahan data pemilih pasti terjadi dimana sejak Sabtu lalu (26/1) hingga Jumat depan (15/2) dilakukan perbaikan DPS, dan penambahan data pemilih tambahan dilakukan sejak Sabtu depan (16/2) hingga Senin mendatang (18/2). Setelah semua proses perbaikan DPS dilakukan, maka pada 19 hingga 21 Februari 2013 KPU menetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“DPS kita telah ditetapkan oleh setiap PPS dan juga telah diumumkan, dimana total DPS mencapai 116.743 pemilih,  tersebar di 54 desa dan kelurahan pada empat kecamatan se PPU  dari total jumlah penduduk PPU sebanyak 174.120 jiwa,” bebernya.

Terkait keinginan tim sukses (Timses) seluruh pasangan bakal calon, agar DPS juga disampaikan kepada Timses, Andi Arfin menuturkan, DPS tersebut akan diberikan kepada setiap timses, tetapi masih ada beberapa DPS yang diserahkan oleh PPS ke KPU.

“Semua Timses nanti akan kami berikan salinan DPS tersebut,” kata Andi Arfin. ***

Leave a Reply