Simulasi Pengamanan Calon Bupati dan Wabup PPU

PENAJAM, KPUD-Penajamkab.go.id — Sejumlah anggota Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengamankan seorang provokator yang membuat onar dan keributan  dengan melempari  pasangan calon bupati dan wakil bupati PPU ketika melaksanakan kampanye, Rabu (20/2). Beruntung lemparan botol air minum mineral tersebut tidak mengenai salah satu pasangan calon dan tidak sempat terjadi keributan pendukungnya, karena kesigapan aparat untuk menenangkan massa ketika.

Provokator yang tidak diketahui asal dan indentitas tersebut, langsung ditangkap sejumlah anggota polisi berpakaian preman yang ketika itu ikut mengawal jalannya kampanye, sementara itu pasangan calon langsung diamankan sejumlah petugas ke tempat aman menggunakan satu unit kendaraan polisi.

Demikian simulasi dalam galdi sistem pengamanan (Sispam) kota yang dilaksanakan Polres PPU dalam rangka menghadapi pelaksanaan tahapan kampanye dan pencoblosan serta pengumuman hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan wakil Bupati  Kabupaten PPU, Rabu (20/2), bertempat di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU, dimana provokator dan pasangan calon bupati diperankan oleh anggota Polres PPU.

“Kegiatan kali ini merupakan rangkaian dari Pra Latihan Operasi  (Latops) Mantap Praja 2013 Polres PPU sebagai bentuk kesiapan menghadapi Sispam kota ketika digelar sejumlah tahapan  Pemilukada nanti ,” ujar Kapolres PPU, AKBP Sugeng Utomo melalui Kasubag Humas Polres, AKP Jamaluddin.

Dikatakannya, kegiatan Sispam kota ini dilakukan  baik ketika berjalannya tahapan Kampanye, pencoblosan hingga pleno penetapanan calon terpilih yang digelar oleh KPU PPU. Dimana setiap anggota peserta pra Latops Mantap Parja dibekali pengetahuan tata cara mengamankan jalannya kegiatan pemilukada setiap pasangan calon dan yang dilakukan oleh KPU PPU nanti.

Dalam pelaksanaan galdi sispam kota ini, Polres PPU mengerahkan sekitar 300 orang personil dari berbagai satuan di lingkungan Polres, dimana dalam pelaksanaan sebenarnya, nanti Polres mendapat dukungan pasukan dari Polda dan Satuan brimoda Kaltim berjumlah lebih kurang 426 orang lebih, ditambah personil dari TNI-AD yang disiapkan melakukan pengamanan di sejumlah aset milik negara dan Pemkab PPU.

Ia membeberkan, dalam galdi ini ada beberapa skenario kegiatan antara lainnya teknis pengamanan ketika pelaksanaan Kampanye, baik saat mengawal pasangan calon dan massa pendukungnya, dilanjutkan pengamanan ketika kampanye, dalam kegiatan kampanye juga diskenariokan adanya provokator yang ingin mengeruhkan suasana kegiatan orasi politik saat itu.

Selain pengamanan di kampanye, terangnya, anggota juga mendapatkan tata cara melakukan pengamanan di lokasi tempat pemungutan suara (TPS), termasuk melakukan patroli ketika masa tenang dan penertiban Algaka, dimana dalam pelaksanaanya juga melibatkan Panwaslu serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Kami berharap kegiatan dapat berjalan lancar dan ketika pelaksanaan nanti setiap anggota telah memiliki bekal melaksanakan tugasnya sesuai prosedur yang berlaku,”harapnya.***

No comments yet

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Categories

Switch to our mobile site