• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Hasil Pemeriksaan Kesehatan Diumumkan Terbuka 9-10 Maret 2013

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID — Hasil pemeriksaan kesehatan tiga pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU), peserta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 25 April 2013, akan diumumkan secara terbuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU kepada masyarakat luas pada 9-10 Maret 2013.

Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan kesehatan tiga pasangan balon di Rumah Sakit Umum Daerah dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan. Pasangan balon  Andi Harahap – Sutiman (AMAN) telah menjalani pemeriksaan di hari pertama Selasa (26/2), kemudian pasangan Sandra Puspa Dewi – H Harimuddin Rasyid (SPDU) pada hari ini (Rabu 27/2), dan terakhir pasangan balon Yusran Aspar – Mustaqim MZ (Yaqin) Kamis (28/2) besok.

Ketua KPU PPU, Andi Arfin menjelaskan, sebelum diumumkan, KPU terlebih dulu akan menerima hasil pemeriksaan kesehatan seluruh pasangan balon dari tim dokter pemeriksa sejak 4 hingga 8 Maret. Hasil ini selanjutnya diplenokan dan semua rangkaian seleksi baik berkas serta kesehatan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat 9 – 10 Maret 2013.

Dalam pelaksanaan tes kesehatan tersebut, terdapat  14 point jadwal kegiatan pemeriksaan kesehatan  dari jadwal persiapan hingga pemeriksaan lanjutan, dimana pasangan balon membawa surat pengantar dari KPU. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan dengan cara pengambilan sample darah dimana para calon diwajibkan untuk berpuasa dan pemeriksaan Roentgen Thoraks.

Para balon juga menjalani pemeriksaan USG Abdominal dimana lambung dalam keadaan kosong dan kandung kemis penuh, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan urien. Untuk pemeriksaan kepribadiaan atau kejiwaan,  pasangan balon diminta untuk mengisi 500 soal isian menggunakan instrumen MMPI. Pengambilan Sampel darah dilakukan tahap kedua juga dilakukan setelah menjalani pemeriksaan kepribadian.

Para pasangan balon diminta untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara berurutan yang dilakukan oleh masing-masing dokter spesialis seperti dokter spesialis penyakit dalam, saraf, bedah, bedah urolugi hingga spesialis jantung.

“Untuk menentukan hasil pemeriksaan tersebut KPU telah membentuk tim pemeriksaan kesehatan yang  berjumlah 21 dokter spesialis baik jasmani maupun rohani,” kata Andi Arfin. ***

Leave a Reply