• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Polres Gelar Pasukan Pengamanan Pemilukada

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID — Apel pasukan pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) digelar di lapangan Upacara Polres PPU pada Rabu (27/2) yang diikuti unsur Polri, TNI-AD, Linmas dan instansi pemkab terkait.

Kapolres PPU, AKBP Sugeng Utomo mengatakan apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana prasaran dan peralatan yang digunakan untuk melakukan pengamanan. Pemilukada merupakan sarana mewujudkan keadulatan rakyat, yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, guna menghasilkan pemerintahan negara yang demokrasi berdasarkan pancasila dan UUD 45. Kedaulatan itu akan terwujud, apabila proses dilaksanakan oleh para penyelenggara pemilukada mempunyai integritas, profesional dan akuntabilitas.

“Hari ini adalah persiapan dalam menyongsong pelaksanaan kampanye yang akan dimulai dari 8 April  – 21 April 2013 atau selama 14 hari, diharapkan dalam pelaksanannya nanti telah sesuai jadwal dan tempat yang telah ditentukan oleh KPU PPU. Oleh karena itu kami mohon kerjasamanya  setiap pasangan calon dalam rangka pengamanan jalannya kampanye, sebelum melaksanakannya terlebih dahulu memberitahukan jadwal pelaksanaan kampanye yang mencakup kekuatan massa terlibat, serta metode kampanyenya kepada kami, Panwaslu dan KPU agar dapat diantisipasi lebih dini pengamannya,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya bakal bertindak tegas bagi para perusuh yang berniat untuk mengacaukan jalannya dengan menerapkan perintah tembah di tempat, tim penambak jitu juga telah disiapkan dan kapan saja bisa digunakan jika kondisi telah memungkinan untuk melakukan tindakan tegas.

Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada seluruh pasangan calon dan tim sukses untuk tertib, obyektif, transparan serta tidak berlaku curang sehingga dapat memancing timbulnya gejolak, karena apabila jumlah gangguan meningkat maka pihaknya mengambil tindakan tegas, bahkan hingga melakukan penembakan bagi pelaku perusuhnya sesuai dengan SOP dan persedur yang ada.

“Jumlah personil untuk tahap pertama kita siapkan sebanyak 510 orang dan disiapkan hingga 736 personil, jika diperlukan dan perkembangan kondisi dilapangan, maka jumlah  personil dapat bertambah dari Polda Kaltim. Kegiatan operasi kita mulai sejak 1 Maret hingga 31 Juli atau hingga pelantikan pasangan terpilih,”tuturnya.

Selain melibatkan personil Polri,  lanjutnya, pengaman juga melibatkan personil TNI-AD dari Kodim dan Kompi C Raider 600 Petung, Satpol PP, Dishub, Linmas, PMK. Guna antisipasi terjadinya unjuk rasa, pihaknya telah menyiapakan satu unit mobil water canon.

Pengaman dilakukan  saat dimulainya tahapan pemilu hingga pendistribusian logistik ke PPK hingga PPS termasuk saat pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan suara nanti. Sedangkan untuk pengaman terhadap orang juga dilakukan baik bagi para anggota penyelenggara Pemilu, para calon, dan juga  pengamanan tempat-tempat vital.

“Kami berharap agar para kandidat, timses dan masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh provokasi –provokasi dari oknum tidak bertanggung jawab agar semua tahapan pemilu tetap berjalan, dimana keinginan kita sama yakni untuk mensukseskan jalannya pesta demokarsi,” ujarnya.***

Leave a Reply