• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Hari ini Surat Cuti Disampaikan ke Gubernur

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID   – Permohonan cuti bupati Penajam Paser Utara  (PPU), Andi Harahap dan wakil bupati (Wabup), Mustaqim MZ, untuk melaksanakan kampanye dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2013, persetujuannya tunggu jawaban dari Menteri dalam Negeri (Mendagri) RI, Gamawan Fauzi. Demikian diungkapkan, Kabag Pemerintahan Setkab PPU, Aljahari, Rabu siang (20/3).

Dikatakannya, berdasarkan PP nomor 6 tahun 2005 yang diubah dengan PP nomor 49 tahun 2008 tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah, maka Bupati serta wabup harus mengajukan surat permintaan cuti selama kampanye.

Ia menambahkan, surat permintaan cuti nanti disampaikan kepada Gubernur Kaltim yang kemudian melalui surat rekomendasi Gubernur dilanjutkan ke Mendagri guna mendapatkan persetujuan boleh tidaknya dua orang pejabat  nomor satu dan dua di Kabupaten PPU cuti selama pelaksanaan kampanye. “Persetujuan cuti dikeluarkan oleh Mendagri, sedangkan kami hanya menyampaikan surat permintaan kepada Gubernur Kaltim,” katanya.

Untuk diketahui, terangnya, surat pengajuan cuti bupati dan wabup itu dibuat sendiri-sendiri  dan ditanda tangani oleh masing-masing bersangkutan. Saat ini surat itu,  sudah sudah selesai dibuat serta  ditanda tangani, jadi paling lambat Kamis (21/03/2013) hari ini, surat disampaikan kepada Gubernur Kaltim.

Ia menuturkan, dalam surat tersebut pihaknya juga melampirkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU Nomor 58/Kpts/KPU-PPU-6409.11/2013 tentang penetapan susunan dan jadwal kampanye Pemilukada PPU, sehingga surat keputusan itu dapat dijadikan patokan tanggal cuti yang diberikan sesuai dengan tanggal waktu kampanye Bupati dan Wabup nanti.

“Dalam pembuatan surat permintaan cuti tersebut, agar tidak melanggar aturan telah kami konsultasikan kepada bagian Pemerintahan Sekretariat Pemerintah Provinsi Kaltim, dimana nantinya gubernur mengajukan rekomendasi tanggal cuti sesuai jadwal kampanye kepada Mendagri sebelum mengeluarkan surat persetujuan cuti,”tukasnya.

Menurutnya, karena jadwal kampanye antara bupati dan wakil dilakukan terpisah dan secara bergiliran tidak dilakukan secara bersama dan setiap hari, maka kemungkinan tidak dibutuhkan pejabat sementara untuk mengisi kekosongan jabatan bupati ataupun wabup. Sedangkan pada hari-hari bukan kampanye keduanya dapat bekerja seperti biasa.

Ia membeberkan, jika beracuan dengan jadwal kampanye yang di sampaikan oleh KPU, maka untuk bupati PPU diharapkan bisa diijin cuti pada tanggal 8, 11, 14, 17 dan 20 April 2013 nanti, sedangkan Wabup bisa mendapat cuti pada tanggal 8, 10, 13, 16 dan 19 April 2013 depan.

“Kami optimis, Gubernur dan Mendagri memberikan persetujuan atas cuti pak bupati dan wabup untuk melaksanakan kampanye, sebab biasanya pengajuan cuti kampanye kepala daeran dan wakil kepala daerah di tempat lain tidak pernah dihambat,” kata Aljahari.***

Leave a Reply