• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

KPU Tetapkan Lokasi Algaka, Tanpa Kampanye Damai

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID — Dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama tim sukses (timses) tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pemilihan Umum Kepala daerah (Pemilukada) PPU, (19/3), berhasil ditetapkan lokasi kampanye dan tempat pemasanan alat peraga kampanye (Algaka) yang dituangkan dalam surat keputusan KPU.

Ketua KPU PPU, Andi Arfin ketika membacakan surat keputusan yang disepakati  para timses pasangan calon, Polres PPU, Kesbanglinmas dan  Panwaslu menuturkan, telah ditetapkan lokasi kampanye terbuka, tertutup serta lokasi pemasangan algaka di  empat Kecamatan se PPU dan kesempatan itu harus ditindaklanjuti serta ditaati oleh para timses dalam pelaksanaanya.

Untuk Kecamatan  Penajam disepakti enam lokasi kampanye terbuka sedangkan kampanye tertutup dua lokasi, untuk Kecamatan waru lokasi kampanye terbuka terdapat dua tempat dan satu tempat tertutup, Kecamatan Babulu tempat kampnye terbuka ada empat lokasi dan tertutup tujuh tempat sedangkan Kecamatan Sepaku terdapat lima tempat kampanye terbuka dan dua lokasi kampanye tertutup.

Sedangkan untuk penempatan algaka, di Kecamatan Sepaku terdapat 15 titik, Babulu 34 titik, waru empat titik dan Kecamatan Penajam 13 titik. Selain itu dari Km 1 jalan provinsi hingga tapal batas Kabupaten Paser serta dari Simpang Silkar hingga tapal batas Kukar juag dapat dijadikan sebagai lokasi pemasangan Algaka.

“Titik algaka serta lokasi kampanye baik terbuka dan tertutup tetap telah disepakti oleh seluruh peserta rapat pleno,” katanya.

Dalam SK KPU itu juga, lanjutnya, tertuang sejumlah larangan dalam pemasangan algaka, antara lain, dilarang memasangan algaka di tempat ibadah hanya diperboleh 25 meter dari lokasi itu, RSUD fasilitas umum serta perkantoran pemerintah juga dilarang dijadikan sebagai tempat memasangan algaka. Pemasangan algaka, harus memperhatikan estetika, keindahan, tidak boleh dipasangan membentang ditengah jalan, atau dapat menganggu para pengguna jalan atau masyarakat lainnya.

“Seluruh timses wajib untuk melakukan pembersihan semua algakanya pada tanggal 22 hingga 24 sebelum hari H pencoblosan, KPU, Panwaslu  dan pemerintah  mempunyai wewenang untuk mengambil tindakan tegas jika dinilai Algaka telah melanggar SK KPU ini,” katanya.

Sementara itu, sesuai dengan permintaan dan kesepakatan bersama, pelaksanaan kampanye damai  ditiadakan, dimana sesuai penawaran oleh KPU pada 9 April dilakukan kampanye damai tetapi karena tidak ada, maka satu hari setelah penyampaian visi misi di 8 April 2013, tidak ada satupun kegiatan kampanye.

Sesuai kesepakatan jadwal kampanye, maka pasangan nomor urut satu yakni  Drs H Yusran Aspar M.Si – Drs H Mustaqim MZ MM (Yaqin) mendapat kesempatan kampanye terbuka dan  tertutup  pada  tanggal 10, 13, 16 dan 19 April 2013, pasangan nomor dua, H Andi Harahap. S.Sos – Drs H Sutiman MM (Aman), kampanye di tanggal 11,14,17 dan 20 April 2013 sedangkan pasangan dengan nomor urut tiga Hj Sandra Puspa Dewi SH – H Harimuddin Rasyid SH (SPDU) melakukan kampanye di tanggal 12, 15, 18 dan 21 April 2013.***

Leave a Reply