• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Desk Pilkada dan Kominda Gelar Konsolidasi

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID –Desk Pilkada dan Komunita Intelejen Daerah (Kominda) PPU, Selasa siang (9/4)  menggelar  Konsolidasi Keamanan, ketentraman dan Ketertiban masyarakat (Kamtramtibmas)., terkait Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU).

Kegiatan ini dihadiri calon wakil bupati nomor urut 1 Mustaqim MZ NN, calon bupati nomor urut 2 Andi Harahap dan calon wakil bupati nomor urut 3 Harimuddin Rasyid selain itu dihadiri oleh seluruh pendukung pasangan calon, anggota panwaslu, KPU PPK, PPS dan KPPS, lurah dan kades serta udangan lain, hadir pula anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daera (FKPD) PPU serta undangan lain.

Ketua Panitia yang juga sekretaris Desk Pilkada PPU, Yahya dalam laporannya membeberkan,  dalam kegiatan ini sebagai pembicara, pihaknya telah  mengundang Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) wilayah Kaltim , Brigjen TNI Sudarmo, Dir Intelkam Polda Kaltim Kombes Pol Heru Prasojo, Kakesbangpol  Kaltim,   Husain serta Ketua Bawaslu Provinsi Kaltim, Saipul.

Bupati PPU H. Andi Harahap, S.Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa kondusifitas di Kabupaten PPU sangat penting untuk dijaga dan menjadi tanggung jawab bersama.  Hal ini sangat penting khususnya demi suksesnya Pemilukada Kabupaten PPU.

Bupati menambahkan kegiatan ini juga merupakan antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan mulai tahapan Pemilukada hingga selesai nanti.  Antisipasi ini juga berdasarkan  banyaknya kejadian buruk yang telah disaksikan dalam sejumlah media, salah satunya seperti yang terjadi di Palopo Sulawesi Selatan belum lama ini,  tentu semua perlu diwaspadai bersama dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten PPU.

“Kejadian ini,  pada akhirnya sangat merugikan masyarakat luas. Oleh karena itu kita jangan mudah terprovokasi dengan pihak-pihak tertentu, percaya dengan isu-isu yang berkembang dalam masyarakat, atau menyebarkan isu yang dapat menimbulkan perselisihan antar golongan, apalagi  dalam situasi Pemilukada di Kabupaten PPU seperti saat ini,” tegas bupati.

Sementara itu Kabinda dalam penyampaian arahannya  mengajak, seluruh  masyarakat Kabupaten PPU khususnya kepada  para calon Bupati dan wakilnya beserta timses dan pendukungnya,  untuk menjaga  situasi kondusif  menjelang Pemilukada sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan  lancar.

“Melalui forum ini, merupakan finalisasi guna membahas apakah masih ada persoalan-persoalan yang dihadapai dalam pemilu mendatang untuk diselesaikan saat ini juga, sehingga pada waktunya nanti tidak menimbulkan permasalahan,” katanya.

Ia menambahkan, Pemilukada jangan dikotori oleh tindakan yang dapat merugikan masyarakat umum.  Hal ini seperti yang terjadi di Palopo Sulawesi, salah satu pihak melakukan pengrusakan fasilitas negara yang tentu tidak memiliki hubungan dengan pilkada yang telah merugikan masyarakat luas.

“Untuk itu kegiatan ini sangat penting dilaksanakan untuk mencari kekurangan dan permasalahan apa yang masih ada baik dari pasangan calon Bupati dan Wakilnya, Timses, pendukung dan sebagainya,” terangnya.

Kabinda menegaskan, Polres PPU harus bertindak tegas,  siapapun pelaku pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat Kabupaten PPU, harus ditindak tanpa pandang bulu demi terciptanya situasi yang kondusif, dirinya juga mengajak semua panitia penyelenggara pemilukada harus bersifat netral tanpa condong ke salah satu pihak pasangan calon bupati dan wakil bupati.***

Leave a Reply