• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Berkas DCS 12 Parpol se-PPU Diterima KPU

PENAJAM  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin kemarin, secara resmi daftar calon sementara (DCS) legislatif dari 12 partai politik (parpol) peserta pemilu legislatif (Pileg) 2014  yang berada di PPU.

“Hingga batas akhir penyerahan DCS tersebut, pada Senin (22/4/2013) sore, terdapat 12 parpol yang telah menyerahkan DCS legislatifnya. Dimana setiap Parpol menyampaikan jumlah calegnya 100 persen dari jumlah kursi yang tersedia di setiap daerah pemilihan (Dapil),” kata Ketua KPU PPU, Andi Arfin.

Di PPU terdapat tiga dapil dengan pembangian setiap dapil terdapat kouta kursi yang harus diperebutkan, untuk dapil Penajam  jumlah kursi yang diperebutkan sebanyak 12 kursi, terdapat delapan kursi di dapil Babulu-Waru dan dapil Sepaku lima kursi sehingga total 25 kursi, jadi jumlah caleg yang diajukan oleh setiap Parpol harus berjumlah 25 orang.

Ke-12 parpol di Kabupaten PPU yang telah menyerahkan daftar calon anggota legislatif, yakni, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat (PD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB). Partai Keadailan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) serta Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Dari ke 12 Parpol hanya PKPI yang menyerahkan DCS caleg kurang karena jumlah yang diajukan kurang dari jumlah kursi yang diperebutkan setiap dapil. Sementara Parpol lain tidak ditemukan masalah semua sudah terpenuhi.

Setelah menerima DCS dari seluruh Parpol,   selanjutnya KPU  segera menverifikasi ulang, memeriksa satu persatu kelengkapan berkas yang telah diserahkan tersebut. Apabila dalam verifikasi tersebut ada parpol dinilai berkasnya kurang lengkap, maka pihaknya menyurati parpol itu.

“Bagi parpol  yang dalam verifikasi kurang berkasnya, maka kami masih memberikan kesempatan kepada Parpol untuk melakukan  perbaikan dengan batas waktu 14 hari masa perbaikan,” kata Andi Arfin.***

Leave a Reply