• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

KPU PPU Beri Kesempatan Parpol Ubah DCS

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan kesempatan kepada seluruh Partai Politik (Parpol) untuk melakukan perubahan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRD PPU peserta Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, yang telah diserahkan.

“Kami masih memberikan kesempatan kepada Parpol yang ingin melakukan perubahan terhadap DCS yang telah resmi kami umumkan melalui media massa sebelum ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg 2014,” kata Ketua KPU PPU Andi Arfin, Selasa (2/7).

Perubahan DCS tersebut, terangnya, nama pada perubahan nama, nomor urut serta menambah jumlah DCS Parpol yang masih kurang belum memenuhi jumlah kuota calon masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) yang total berjumlah 25 nama DCT. Dimana rekap daftra DCS yang ada terdapat tiga Parpol yang jumlah DCS masih kurang dari 25 DCS, yakni PKB hanya 22 DCS atau kurang tiga DCS, PBB terdaftar sebanyak 19 DCS atau kurang sebanyak enam nama dan PKPI terdapat 17 DCS maka masih kekurangan DCS sejumlah delapan nama lagi.

Ia menjelaskan, kesempatan untuk melakukan perubahan DCS tersebut diberi batas waktu hingga 1 Agustus 2013 mendatang sesuai dengan tahapan Pileg, dimana pada 20 hingga 28 Agustus KPU melakukan penyusunan dan penetapan DCT anggota DPRD PPU dan pada 29 – 31 Agutus KPU secara resmi kembali mengumumkan DCT kepada masyarakat.

Dikatakannya, masa sanggah, masukan dan tanggapan dari masyarakat terhadap nama-nama DCS dimulai  pada 25 Juli dan berakhir pada 5 Agustus, mendatang, namun sebetulnya sejak diumumkan secara terbuka di media massa beberapa waktu lalu, masyarakat diperbolehkan melakukan sanggahan. Jumlah DCS sejak diumumkan hingga kini masih tetap sebanyak 283 belum ada perubahan dari 12 Parpol se PPU.

“Hingga kini kami belum menerima adanya protes dan sanggahan  nama-nama DCS yang telah  kami umumkan beberapa waktu lalu, sehingga KPU sampai sekarang pula tidak  melakukan klarifikasi terhada DCS tersebut,” kata Andi Arfin.

Diakuinya, hingga kini pihaknya masih belum menerima surat keterangan pengunduran diri dari unsur pimpinan DPRD PPU terhadap dua orang bakal calon legislatif (bacaleg) yang kini masih aktif sebagai anggota DPRD PPU dari Partai Patriot (PP), atas nama Baharuddin Muin dan Anwar Sanusi, yang dalam DCSnya maju menggunakan perahu politik Gerindra.

Terhadap kedua DCS ini, lanjutnya, KPU masih memberikan kesempatan hingga 1 Agustus depan, dan apabila pada batas waktu itu juga tidak melampirkan surat keterangan pengunduran dirinya, maka nama kedua bacaleg dalam DCS terancam dicoret oleh KPU.

“Apabila hingga batas waktu yang telah diberikan, kedua DCS yang pindah partai tersebut belum juga menyerahkan surat keterangan tersebut, maka dengan terpaksa kami mencoret kedua dari DCS dan secara otomatis dinyatakan gugur. Tindakan yang diambil KPU tersebut sesuai dengan aturan berlaku,” katanya. (*)

Leave a Reply