• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

KPU PPU Tetapkan 115.108 DPT Pilgub

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID —Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menetapkan rekapitulasi jumlah pemilih terdapat yang masuk dalam  Daftar Pemilih Terdaftar (DPT) dengan total sebanyak 115.108 pemilih berasal dari empat kecamatan se PPU.

Ketua KPU PPU, Andi Arfin melalui  Ketua Pokja Pemutahiran Data Pemilih KPU, Sri Aryanto, kepada wartawan, Selasa (23/7) menjelaskan, KPU PPU telah menetapkan 115.108 jumlah DPT Pilgub di PPU, yang telah disahkan dalam rapat pleno KPU pada Senin lalu (22/7) dimana dalam DPT tersebut untuk pemilih berjenis kelami laki-laki total sebanyak 60.696 jiwa dan pemilih perempuan sejumlah 54.412 jiwa selain itu untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS)  telah ditetapkan sebanyak 289 TPS nantinya tersebar di 54 Desa dan kelurahan se-PPU.

Berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak  113,222 pemilih namun setelah dilakukan verifikasi dan rekapitulasi ditingkat PPS jumlahnya bertambah menjadi 115.108 pemilih sehingga dalam rapat pleno KPU PPU jumlah tersebut  ditetapkan menjadi DPT Pilgub di Kabupaten PPU.

Secara rinci, untuk DPT di kecamatan Babulu total sebanyak 24.584 pemilih jumlah TPS 63 unit, Kecamatan Penajam 53.755 orang pemilih dengan 130 TPS , Kecamatan Sepaku 24.420 jiwa dan jumlah TPSnya sebanyak 64 TPS sedangkan Kecamatan Waru total DPT 12.349 pemilih, 32 unit TPS.

KPU PPU mengakui jumlah DPT Pilgub sejumlah 115.108 pemilih ini diakui mengalami penurunan dibandingkan dengan jumlah DPT pada saat Pemilukada Bupati dan Wabup PPU lalu, dimana saat itu ditetapkan sebanyak  117.856 pemilih  terdapat selisih 2.748 pemilih. Namun untuk jumlah TPS pada Pilgub terjadi kenaikan sebanyak empat lokasi. TPS ketika Pemilukada lalu sebanyak 285 TPS, dan TPS pada Pilgub menjadi 289 TPS

“Kenaikan TPS tersebut memang sudah direncanakan, penambahan terjadi di Kecamatan Penajam bertambah sebanyak tiga TPS dan Babulu satu TPS, sehingga TPS di Pilgub menjadi  289 TPS,” kata Sri Aryanto.

Dikatakannya, penurunan jumlah DPT di Pilgub tersebut dikarenakan PPS dalam melakulan verifikasi serta pendataan ulang mampu meminimalisir jumlah pemilih ganda, termasuk pemilih yang masuk dalam DPS namun ketika didatangi petugas alamatnya tidak benar atau salah, termasuk juga warga melakukan pendataan yang belum masuk dalam DPS.

“Warga PPU yang nantinya belum masuk dalam DPT, masih dapat menggunakan haknya dalam Pilgub nantinya dengan cara mengunakan KTP dan KK sebagaiman pernah diberlakukan pada saat Pemilukada lalu. DPT PPU itu, hari ini juga telah dijadikan bahan rapat  pleno KPU Provinsi Kaltim,” kata Sri Aryanto.(*)

Leave a Reply