• +62-542-7211353; Fax: (0542) 7211363
  • contact@kpud-penajamkab.go.id
  • Senin-Jumat 08.00-16.00 Wita

Pleno Hasil Pileg Berlangsung Lancar

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID – Pelaksanaan pleno terbuka  rekaputilasi dan penetapan hasil penghitungan suara anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ kota, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu siang (19/4) berlangsung lancar.

Dalam pelno ini, partai Golkar meraih suara terbanyak yakni 16.193 suara di dua daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu anggota  DPRD Kabupaten, namun jumlah perolehan kursi di DPRD PPU berkurang dimana diperdiksikan pemilu kali ini hanya mendapatkan lima kursi sementara pemilu tahun 2009 silam kursi Golkar sebanyak 8 kursi dari 25 kursi total yang ada.

Pantauan pada pelaksanaan rapat pleno  partai Golkar di Dapil Penajam berhasil meraih suara sebesar 7.626 sedangkan di Dapil Waru – Babulu mendapatkan 6.345 suara sementara di dapil Sepaku mendapatkan 2.222. Urutan kedua PDIP berhasil meraih suara total terbanyak 15.939  berasal dari perolehan suara di dapil Penajam sejumlah 7.559 suara, dapil Sepaku sebanyak 4.290 suara serta dapil Waru – Babulu sebesar 4.090 suara diperkirakan mendapatkan empat kursi.

Pada posisi ketiga terbanyak memperoleh suara adalah Partai Demokrat total suara 10.426 berasal dari dapil Penajam sejumlah 5.508 suara, dapil Sepaku 1.204 suara dan dapil Waru – Babulu sejumlah 3.714 suara bakal mendapatan tiga kursi. Posisi keempat yakni partai Gerindra total suara 9.717 dari perolehan suara di dapil Penajam sejumlah 4.052 suara, dapil Sepaku sebesar 1.657 suara dan dapil Waru – Babulu sejumlah 4.008 suara akan mendapatkan tiga kursi.

Kemudian partai yang mendapat suara terbanyak kelima yakni Partai Amanah Nasional (PAN) total mendapatkan suara sebanyak 6.552 suara berasal dari dapil Penajam 4.065 suara, dapil Sepaku sejumlah 1.036 dan dapil Waru – Babulu 1.451 suara, namun hanya mendapatkan dua kursi. Kemudian posisi keenam adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan jumlah suara diraih sebanyak 6.173 dari dapil Penajam sebesar 1.917 suara, dapil Sepaku 2.627 suara serta dapil Waru – Babulu 1.629 suara diperkirakan tiga kursi.

Sementara Partai Bulan Bintang (PBB) menduduki posisi ketujuh dengan perolehan suara sebesar 4.777 suara dimana di dapil Penajam memperoleh suara sejumlah 2.511 suara, dapil Sepaku 56 suara dan dapil Waru – Babulu 2.210 suara bakal mendapatkan dua kursi. Pada posisi kedelapan Partai Hanura dengan total suara 4.481 satu kursi dengan perincian dapil Penajam 2.402, dapil Sepaku 922 dan dapil Waru – Babulu 1.157 suara. Partai posisi kesembilan PKB total suara 4.290 asal dapil Penajam 1.351, dapil Sepaku 2.153 dan dapil Waru – Babulu 786 suara diperdiksi mendapat satu kursi, sedangkan partai Nasdem menduduki posisi ke 10 dengan perolehan suara total sebanyak 3.369 suara perincian dapil Penajam 2.222 suara, dapil Sepaku 534 suara, dapil Waru – Babulu 613 suara, kemungkinan memperoleh satu kursi.

Pada posisi ke 11 diduduki Partai Persatuan Pembangunan (PPP) total 3.212 suara, dapil Penajam 1.439 suara, dapil Sepaku 606 dan dapil 1.167 suara kemungkinan tidak menempatkan satu wakilnya di DPRD begitu pula dengan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan total suara 803 perincian dapil Penajam 149, dapil Sepaku 542 serta dapil Waru – Babulu sejumlah 112 suara dengan posisi ke 12.

Ketua KPU PPU, Feri Mei Efendi seusai memimpin rapat pleno kepada Koran Kaltim  mengatakan, pelaksanaan pemilu tahun 2014 ini berjalan lancar, baik  sejak dilaksanakan pencoblosan di TPS, rekapitulasi tingkat KPPS, PPS hingga PPK.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihaknya atas dukungan selama ini. Kami juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya anggota KPPS Desa Sumber Sari Kecamatan Babulu, atas nama Harianto ketika melaksanakan tugas rekapitulasi lalu, semoga keluarganya yang ditinggal tambah,”ujarnya.

Diakuinya, jalannya rapat pleno memang ada saksi partai yang mengajukan keberatan atas hasil pleno PPK, karena ada angka yang tidak jelas,   namun atas kesepakat semua saksi dan diketahui Panwaslu langsung dilakukan revisi, sehingga hal itu kini sudah tidak menjadi masalah.***

Leave a Reply