116.705 Warga PPU Hari Ini Gunakan Haknya

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID – Sebanyak 116.705 orang masyarakat Pemilih Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten PPU tahun 2014, hari ini Rabu (9/4) menggunakan haknya untuk memilih wakilnya pada tingkat nasional hingga kabupaten. Demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU, Feri Mei Efendi kepada Koran Kaltim, kemarin.
Ia menjelaskan, ke 116.705 warga pemilih tersebut akan menggunakan hak suaranya untuk mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing –masing dengan jumlah mencapai 333 TPS tersebar di 54 desa/ kelurahan pada empat kecamatan. Dimana pelaksanaan dilakukan serentak se Indonesia sejak pukul 08.00 wita hingga pukul 13.00 wita.
Dibeberkannya, dari 116.705 pemilih tersebut berasal dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 116.085 ditambah dengan Daftar Pemilih Khusus (DPK) yang mencapai 620 orang. Nantinya nama – nama pemilih yang masuk dalam DPT dan DPK akan ditempel di papan pengumuman setiap TPS, sehingga pemilih dapat mengetahui apakah namanya terdaftar.
Feri menambahkan, bagi warga yang belum masuk dalam DPT masih dapat menggunakan hak pilihnya ke TPS terdekat, dengan syarat menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) di mana ia berdomisili. Namun, mereka baru bisa menggunakan hak pilihnya pada pukul 12.00 ke atas atau satu jam sebelum pemungutan suara berakhir.
“Warga yang tidak masuk dalam DPT, DPK ataupun DPTb, dan tidak mendapat surat undangan memilih di TPS masih dapat menggunakan haknya, tetapi harus bisa menunjukan KTP dan KK miliknya sendiri. Kami sangat berharap semua warga pemilih datang ke TPS – TPSnya,”tukasnya.
Untuk diketahui, lanjut Feri, saat ini semua logistik sejak Senin (7/4) lalu telah berada di setiap PPK, dan hari ini, selasa kemarin kembali didistribusikan ke PPS , dan pada besok pagi semua logistik telah berada di setiap TPS.
Dituturkannya, hingga saat ini semua proses distribusi logistik berjalan lancar dan tanpa kendala, selain karena kesiapan PPK dan PPS untuk pengawalan logistik juga mendapatkan penjagaan anggota polisi. “Besar harapan kami, semua proses tahapan pemilu berjalan lancar tanpa kendala,”pungkas Feri.(nav)

Sumber: KoranKaltim

KPU Datangkan Surat Suara dengan Biaya Sendiri

PENAJAM – Mengenai kekurangan surat suara yang dialami Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara, kini pihaknya sudah bernafas lega. Karena kekurangan surat suara terbut sudah sampai di kantor KPU PPU pada hari Jum’at (4/4) sore. KPU PPU awalnya melaporkan kekurangan surat suara sebanyak 6.730 surat suara.

Tapi, yang disetujui oleh KPU Pusat hanya 3.629 surat suara, itu pun KPU PPU mengeluarkan biaya sendiri untuk mendatangkan surat suara itu, langsung dari KPU Pusat. Ketua KPU PPU, menjamin bahwa logistik Pemilu sudah dianggap aman atau mencukupi.

Ketua KPU PPU, Feri Mei Effendi, mengatakan, bahwa KPU sudah menerima kekurangan surat suara. Namun, untuk mendatangkan surat suara tersebut, KPU PPU harus mengeluarkan biaya sendiri untuk pengiriman dari KPU Pusat.

“Awalnya surat suara itu, akan dikirim KPU Pusat, tapi tiba-tiba kami diminta mengambil sendiri ke Jakarta dan biaya pengiriman kami yang tanggung,” kata Feri pada Balikpapan Pos saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (6/4) kemarin.

Setelah menerima surat suara tersebut, KPU langsung menyortir dan melipat untuk. Namun demikian Feri menyebutkan masih terdapat surat suara yang rusak Karena bercak tinta dan robek. Meski tidak menyebutkan jumlah kerusakan, Komisi Pemilihan Umum Penajam Paser Utara menyatakan logistik dalam keadaan aman dan siap untuk didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada tanggal 7 April 2014 (hari ini).

Selain surat suara, KPU Kabupaten Penajam Paser Utara juga menggandakan sendiri formulir C1 dan D yang dipegang oleh setiap PPS, karena KPU tingkat Pusat terkendala masalah anggaran.

Penggandaan dilakukan di Balikpapan dan sudah selesai hari ini (hari Minggu kemarin, Red), dan siap didistribusikan dengan logistik lainnya ke 333 tempat pemungutan suara yang tersebar di Kabupaten PPU dengan pengawalan ketat pihak kepolisian Resort PPU.

“Secara umum, kesiapan pemilu legislatif (Pileg) sudah mencapai 98 persen, dengan demikian diharapakan masyarakat dapat ikut berpartisifasi mensukseskan dengan menggunakan hak pilihnya secara baik dan benar pada hari Rabu 9 April 2014 mendatang,” terang Feri.(bp-20)
Sumber: Balikpapanpos.co.id

Hari Ini KPU PPU Mulai Distribusikan Logistik Pemilu

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Senin (7/4/2014) hari ini mulai mendistribusikan logistik pemilu anggota DPD DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten PPU, setelah kekurangan surat suara yang rusak maupun kekurangan surat suara telah diterima. Pendistribusian logistik pemilu legislatif ini mundur sehari dari jadwal yang direncanakan semula pada Minggu (6/4/2014), namun masih sesuai tahapan pemilu.

Ketua KPU PPU, Feri Mei Efendi, menjelaskan, pengunduran waktu distribusi logistik tersebut disebabkan KPU baru menerima surat suara penggantian yang rusak dan kurang dari KPU Provinsi dan KPU Pusat pada Jumat malam, sementara surat suara tersebut sebelum dikirim terlebih dahulu dilakukan penyortiran dan pelipatan, sehingga butuh waktu akibatnya distribusi diundur harinya.
“Pengunduran waktu itu tidak keluar  dari tahapan dan bisa dilakukan, sebab sesuai jadwal pendistribusikan dilakukan sejak 6 hingga 8 April. Saya optimis semua logistik dapat terdistribusikan hingga ke TPS pada Selasa besok (8/4) dan pada hari H pencoblosan  (9/4) siap digunakan,”tukasnya.
Sementara itu, lanjutnya, terkait dengan surat suara pengganti, semua telah terpenuhi  dalam hal jumlah, sehingga sudah tidak ada masalah lagi. Berdasarkan hasil penyortiran untuk surat suara DPR RI jumlah yang diterima 1.365 lembar ditemukan satu lembar rusak sehingga total surat 1.364 lembar, DPD  total diterima 1.115 lembar semua layak guna, kemudian untuk surat suara DPRD provinsi total diterima 3.966 lembar rusak 32 lembar sehingga yang layak 3.934 lembar.
“Untuk surat suara DPRD Kabupaten PPU dapil satu  PPU yang diterima 39 lembar terlipat  33 telah sesuai kebutuhan, DPRD PPU dapil tiga terima 46 lembar dan terlipat 44 lembar sesuia dengan jumlah kekurangan, sedangkan untuk Dapil dua jumlah surat suaranya dari awal sudah cukup bahkan terdapat kelebihan,”katanya.
Menurutnya, dengan telah terpenuhinya jumlah surat suara pengganti tersebut, maka distribusi logistik sudah siap dilakukan, hingga ke TPS. Masalah pengamanan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres PPU agar pelaksanaan distribusi mendapat pengawalan dan tiba dengan aman tanpa kendala.(nav)

KPU Belum Terima Surat Suara Penggantian

PENAJAM, KPUD-PENAJAMKAB.GO.ID – Pelaksanaan Pemilu Anggota DPD, DPR, DPRD Propinsi dan DPRD kabupaten/kota di beberapa Tempat Pemungutan Suara  (TPS) terancam, pasalnya surat suara penggantian yang diusulkan ke KPU RI melalui KPU Kaltim, hingga kemarin belum ada kejelasan. Demikian dikatakan, Ketua KPU PPU, Feri Mei Efendi, kepada Koran Kaltim,  Rabu siang (2/4).

Dijelaskannya, KPU PPU sudah menyampaikan secara resmi jumlah surat suara yang kurang kepada KPU RI melalui KPU Kaltim mencapai 6.082 dimana 2.179 lembar diantaranya surat suara rusak, namun hingga kini surat suara penggantian tersebut belum diterima oleh KPU PPU, sementara KPU daerah lain telah jauh – jauh hari menerimanya.
Diakuinya, memang ada informasi jika surat suara untuk DPD dan DPR RI saat ini posisinya ada di KPU Propinsi, namun pihaknya baru mengirimkan satu orang komisioner untuk mengecek keberadaan surat suara itu, apakah jumlah dapat mengisi kekurangan yang ada, sedangkan untuk DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten PPU, pihaknya belum mengetahui kondisinya apakah ada atau tidak.
“Kami mendapat informasi jika surat suara itu sudah ada tetapi posisinya berada di KPU RI tidak dikirim langsung ke PPU, seharusnya surat tersebut telah tiba di PPU pada hari ini (kemarin). Bahkan KPU PPU disuruh untuk mengambil surat suara itu sendiri ke KPU pusat, jelas hal itu tidak bisa dilakukan, karena distribusi ke KPU kabupaten merupakan tanggungjawab perusahaan percetakan,” ujarnya.
Ia menegaskan, paling lambat surat suara penggantian tersebut sudah ada di PPU hari Jumat (4/4) besok, apabila surat suara tida satu hari sebelum pencoblosan maka maka kondisi di PPU sangat riskan, gugatan dari Parpol karena merasa dirugikan.
“Surat suara pengganti tersebut paling lambat harus ada di PPU pada Jumat besok, sebab KPU harus melakukan sortir dan pelipatan kembali, kemudian di Minggu (6/4) seluruh logistik harus sudah di distribusikan ke PPK, PPS dan TPS,”ujar Feri.
Dibeberkannya, berdasarkan berita acara dan pelaporan yang disampaikan ke KPU Pusat jumlah kekurangan surat suara tersebut sebanyak 6.082 lembar dengan perincian, untuk surat suara  DPD kekurangan sejumlah  1.357 lembar, rusak 73 lembar, DPR RI kekurangan sebanyak 1.019 lembar, rusak 862 lembar, DPRD Kaltim Dapil 3 kekurangan 3.629 lembar, rusak 912 lembar, DPRD Dapil 1 PPU kekurangan  33 lembar, rusak 264 lembar, DPRD Dapil 2 PPU kelebihan  132 lembar, rusak 28 lembar dan terakhir DPRD Dapil 3 PPU kekurangan  44 lembar serta  rusak 40 lembar.(nav)

Sumber: Koran Kaltim

Sosialisasi Pemilu di PPU Libatkan Mahasiswa

PENAJAM-Sosialisasi pemilih cerdas gencar dilakukan KPU Penajam Paser Utara. Selain relawan demokrasi yang telah berjalan beberapa bulan yang lalu, kali ini KPU PPU menggandeng mahasiswa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun ke sekolah-sekolah. Mahasiswa dipilih karena dianggap masih memegang nilai-nilai idealisme dan dapat menyalurkan informasi dengan baik, terkait Pemilu.

Tentu hal itu disambut baik Ketua Forum Keluarga Mahasiswa Kabupaten PPU (FKMK PPU) Sukariah. “Ini hal yang sangat positif,  teman-teman pengurus siap berpartisipasi. Ini juga hal yang membanggakan dapat ikut serta menyukseskan pesta demokrasi nasional,” ungkap Sukariah yang akrab dipanggil Jaka.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  (Disdikpora) Khaeruddin juga mendukung gerakan sosialisasi terkait pemilu yang akan dilaksanakan 9 April nanti. “Kita akan koordinasikan ke sekolah-sekolah tentang sosialisasi ini. Kita berharap dengan ikut andilnya mahasiswa,  dapat membantu KPU,” kata Khaeruddin setelah melakukan koordinasi dengan pihak mahasiswa di ruangannya, Selasa (1/4).

Senada, Komisioner KPU PPU Irwan mengatakan, melalui kerja sama semua elemen masyarakat, penyelenggaraan Pemilu 2014 yang menjadi agenda lima tahunan tersebut,  akan terlaksana  dengan baik. “Ikut sertanya mahasiswa adalah bagian dari strategi KPU untuk lebih menggencarkan sosialisasi. Dengan hadirnya pemuda-pemuda ini,  sosialisasi tata cara memilih dan sosialisasi anti golongan putih (golput) bisa berjalan seperti diharapkan,” kata Irwan di ruang kerjanya.

Adapun titik-titik lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan yaitu, pasar tradisional,  SMA sederajat dan masyarakat umum. “Dengan ikut sertanya mahasiswa dalam sosialisasi ini, diharapkan dapat menekan jumlah golput di PPU dan mengurangi kesalahan dalam pencoblosan,” tambah Irwan yang juga alumni Universitas Mulawarman Samarinda.(*/say/ind/k13/kpnn)

Sumber: Balikpapanpos.co.id

  • Categories

Switch to our mobile site